Bagaimana Menari Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup dan Kesehatan

Apakah kamu tahu kalau menari bisa menyelamatkan hidup kamu? Ya, tepat sekali. Kamu bisa mendapatkan keuntungan dari menari seperti tubuh yang sehat dan meningkatkan kesehatan fisik untuk membuat koneksi sosial yang kuat dan meningkatkan aktivitas, sehingga kamu bisa lebih tergabung ke dalam komunitas.

Menari bukan hanya merupakan aktivitas sosial. Ini bisa membantu kamu menunjukkan ekspresi lebih lagi. Bahkan saat ini menari digunakan untuk menyembuhkan beberapa kondisi yang dialami oleh para penderita depresi.

Di bawah ini adalah beberapa keuntungan menari yang bisa didapatkan oleh tubuh kita.

1. Keuntungan Fisik

Seiring dengan menuanya kamu, tubuh kamu akan kehilangan masa otot, koordinasi, dan keseimbangan. Ini membuat kamu bisa mudah jatuh dan membuat diri kamu sendiri terluka karena aktivitas harian ini. Menari bisa membantu kamu mengurangi hal ini.

Menari dinilai meningkatkan kekuatan dan fungsi otot bagi para lansia, begitu juga meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas, membuat stabilitas menjadi lebih baik dengan cedera yang lebih sedikit. Menarik juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, yang akan mengurangi kamu mengalami penyakit jantung.

Dampak ke kesehatan kamu tidak berhenti sampai di menari itu saja, karena sekalinya kamu menjadi lebih aktif, penelitian menunjukkan kamu akan lebih sering berhubungan dengan aktivitas sehat lainnya. ini bisa termasuk dengan terus menjaga kesehatan, melakukan aktivitas sosial, dan memakan makanan bernutrisi, semuanya akan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan seiring dengan bertumbuhnya usia kamu.

2. Keuntungan Sosial dan Emosional

Menjaga kamu untuk tetap secara fisik kuat bukan satu-satunya keuntungan dari menari. Ini juga bisa meningkatkan kesehatan emosional kamu. Kebanyakan para lansia setuju kalau menari akan membantu mereka menjadi lebih meningkat lagi kegiatan di komunitas mereka, membuat mereka bisa lebih berpartisipasi di dalam kegiatan grup, dan memberikan ruang untuk berekspresi dalam pengembangan diri. Bahkan di antara para senior, menari bisa membantu mereka meningkatkan kesehatan mental.

3. Manfaat Kognitif

Penelitian mengindikasikan kalau tari kontemporer bisa meningkatkan konsentrasi dan kemampuan dalam mengontrol diri bagi kebanyakan lansia. Peneliti menilai karena tari kontemporer menekankan improvisasi, daripada menghafal serangkaian gerakan tertentu.

Berpartisipasi di dalam tari bisa meningkatkan kualitas hidup dari orang dengan Parkinson, terutama mereka yang ada di rumah kesehatan dari lingkungan lansia.

Jika kamu merasa kalau kamu mau mencoba menari, maka lakukanlah. Ini adalah kegiatan yang bagus untuk fisik kamu dan kesehatan, di tambah mungkin kamu akan sangat menyukainya. Selain itu, keuntungan yang bisa kamu dapatkan adalah mungkin mendapatkan teman baru di dalam prosesnya.

Kalau kamu memiliki banyak keraguan untuk melakukan tarian, maka ada baiknya untuk coba berkonsultasi dulu dengan guru tari yang ingin kamu ikuti kelasnya.

Jaga Postur Tubuh Kamu dengan Plank

Plank adalah salah satu latihan olahraga terbaik untuk menjaga postur tubuh dan menguatkan bagian otot bawah belakang. Olahraga ini juga bisa menguatkan bahu dan bagian punggung. Plank bisa cukup menantang, tergantung dengan modifikasinya saat melakukannya. Bisa dikatakan ini adalah olahraga terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menjaga postur tubuh kamu.

Ada beberapa jenis plank dan kali ini kami akan menunjukkan kepada kamu bagaimana cara melakukannya.

1. Plank Tinggi

Tujuan dari plank tinggi ini adalah untuk menguatkan bahu dan bagian punggung. Cara melakukan plank tinggi adalah:

  • Menghadap ke bawah dengan posisi push-up. Tetap jaga kedua telapak tangan di lantai samping bahu dan bagian kaki kamu tertekuk dengan bahian bawah berada di bawah jari-jari kaki di lantai.
  • Ambil nafas dalam dan tekan ke atas untuk melakukan push-up. Tubuh kamu harus membuat postur garis lurus dari tumit ke bagian atas kepala.
  • Awasi lantai untuk bisa menjaga kepala kamu ada di dalam posisi normal dan konstan. Bernafas dengan normal dan letakkan pusar ke arah tulang belakang, setelah itu kencangkan punggung.
  • Setidaknya tahan selama 12 detik dan secara perlahan turunkan kembali ke lantai.

2. Plank Rendah

Tata cara melakukan plank rendah adalah:

  • Hadap bawah dengan lengan kamu di lantai dan siku ada di bawah bahu. Tetap jaga bagian kaki untuk tetap fleksibel dengan pangkal jari kaki di lantai.
  • Genggam tangan di depan wajah, sehingga lengan bawah membentuk huruf ‘V’ terbalik.
  • Bangkit dengan jari kaki sehingga hanya lengan dan jari kaki yang akan menyentuh lantai. Bagian tubuh melayang beberapa inci dari lantai di garis lurus dari bagian bahu ke kaki.
  • Awasi lantai untuk tetap menjaga bagian kepala di dalam posisi normal dan konstan. Tetap bernafas dengan normal. Letakkan pusar kamu ke arah tulang belakang dan kencangkan punggung.
  • Setidaknya tahan selama 12 detik, lalu turunkan kembali ke lantai.

3. Side Plank

Di bawah ini adalah bagaimana cara untuk bisa melakukan side plank:

  • Asumsikan posisi dengan papan tinggi
  • Putar tubuh kamu ke kiri dan coba seimbangkan dengan lengan kanan, dengan kaki kiri kamu ditumpuk di bagian atas kanan kamu. Letakkan tangan kiri kamu di punggung atau bisa direntangkan ke langit-langit. Tahan sampai 12 detik, kembali ke papan dan turunkan tubuh kamu ke lantai.
  • Ulangi latihan tersebut dengan memutar tubuh ke sisi kanan.

Kalau kamu merasa ada ketegangan baik di bagian tangan atau pergelangan tangan, coba untuk putar jari-jari kamu ke luar. Plank merupakan salah satu olahraga untuk postur terbaik yang juga bisa memperkuat otot perut dan punggung bawah, sampai bahu dan punggung atas.  

Cara Mendapatkan Perut Rata, Mudah Loh!

Apakah kamu akhir-akhir ini tidak memiliki waktu untuk melakukan rutinitas di gym? Ya, terima kasih kepada jadwal sibuk kita di kantor ataupun pekerjaan rumah yang tidak bisa dihindari. Hal ini ternyata bisa membuat perut kita membuncit dan kita tidak bisa menggunakan dress dengan nyaman.

Ternyata ada cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk membantu membakar lemak di dalam tubuh dan mengecilkan perut, loh. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Circuit Training

Pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan circuit training. Jika kamu ingin membuat otot dan membakar lemak dalam waktu bersamaan, kamu bisa melakukan circuit training selama tiga kali perminggu. Bagaimana cara melakukannya? Cobalah untuk lebih menekankan latihan di lunges, push-up, dan pull-up, untuk satu set 15 pengulangan. Jangan lupa untuk mengikuti setiap latihan dengan satu menit lompat tali. Kamu bisa menghilangkan 500 sampao 600 kalori setiap melakukannya.

2. Latihan Otot Perut

Kalau kamu ingin menghilangkan otot di perut dengan cepat, maka kamu bisa melakukan latihan perut. Bisa dilakukan dengan crunches dan leg raise selama tiga set dan 20 repitisi. Kamu juga bisa melakukan plank dengan menahan bagian tubuh di posisi push-up pada siku selama 30 sampai 60 detik selama empat set.

3. Periksa Makanan Kamu

Kamu harus memerhatikan jenis makanan yang akan masuk ke dalam perut kamu, karena setiap jenis makanan yang kamu konsumsi sangat berpengaruh. Makanlah makanan yang alami seperti buah-buahan, sayuran, roti gandung, dan produk susu yang rendah lemak. Janganlah kamu mengonsumsi makanan olahan yang penuh dengan gula.

4. Hindari Garam

Untuk mengurangi retensi air kamu, maka kamu harus mengurangi konsumsi sodium. Dalam hal ini, artinya kamu harus menghindari makanan yang memiliki kandungan garam. Sebaiknya kamu menggunakan perasa makanan yang lebih alami.

5. Minum Air

Ini adalah langkah yang kerap kali dilupakan oleh kebanyakan orang saat ingin diet. Minumlah air untuk menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh. Tentunya ini akan memberikan kamu keuntungan ganda, yaitu bisa membuat kulit menjadi lebih cerah dan juga perut menjadi lebih rata.

Meminum air tidak berati kamu harus minum galonan air setiap harinya, tapi kamu bisa juga meminum air seperti teh hijau yang memiliki anti-oxidants. Ataupun kamu juga bisa mengonsumsi jus yang terbuat dari sayur atau buah-buahan yang segar. Jangan kamu sering mengonsumsi alkohol, karena ini bisa membuat perut kamu menjadi kembung.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk bisa membuat perut kamu menjadi lebih rata. Jangan lupa rutin untuk melakukan olahraga agar bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Olahraga Terbaik Dilakukan Sebelum Tidur

Ketika kamu tidak bisa melakukan olahraga dengan baik di pagi hari, maka sebelum tidur pun kamu bisa melakukan olahraga. Ada sebuah penelitian yang membuktikan kalau kamu bisa berolahraga sebelum tidur dan memberikan pengaruh baik pada kualitas tidur kamu.

Jadi apakah tipe olahraga terbaik yang bisa kamu lakukan sebelum tidur? Berikut ini adalah beberpa olahraga yang bisa kamu ikuti.

1. Plank

Salah satu olahraga terbaik yang bisa kamu lakukan sebelum tidur adalah melakukan plank. Olahraga ini membutukan tubuh yang kuat. Meskipun jantung kamu mungkin bisa berdebar dengan cepat saat melakukan plank, tetapi tentunya kamu bisa lebih fokus ke dalam teknik nafas yang bisa memberikan banyak manfaat juga.

2. Glute Bridge

Olahraga lain yang bisa kamu lakukan sebelum tidur adalah glute bridge, olahraga yang lebih menargetkan bagian inti dan gluets kamu yang bisa lebih memperkuat rantai posterior kamu atau semua otot yang ada di bagian belakang tubuh. Bergeraklah secara perlahan dengan kontrol yang dipenuhi dengan manfaat.

3. Bird Dog

Olahraga ini merupakan cara untuk kamu dapat melatih kestabilitasan dan kekuatan inti, ini juga merupakan salah satu olahraga yang cukup menantang. Fokus sebenarnya dari olahraga ini adalah mencoba untuk mempertahankan punggung bagian bawah kamu selama melakukan gerakan ini.

4. Child Pose

Peregangan nini membutuhkan pelepasan yang besar dari bagian punggung kamu dan juga punggang, di mana bisa memberikan sedikit tekanan, terutama jika kamu memiliki pekerjaan yang memaksa kamu duduk sepanjang hari. Selama kamu tarik dan buang nafas, cobalah untuk terus melakukan peregangan.

5. Figure-4 Stretch

Cobalah melakukan peregangan pada bagian pinggang glutes, dan punggung bagian bawah. Angka 4 ini merupakan cara yang paling tepat untuk mengakhiri rutinitas sebelum tidur ini. Selain itu kamu juga bisa melakukan gerakan sambil berdiri dengan satu kaki. Setelah melakukan gerakan ini kamu akan merasa menjadi lebih baik nantinya.

6. Lari Malam

Untuk kamu yang merasa masih memiliki banyak tenaga padahal sudah waktunya untuk tidur, lari malam bisa membantu kamu membakar tenaga dan juga membuat kamu menjadi lebih sehat. Cobalah melakukan beberapa putaran sebelum memutuskan untuk kembali ke rumah.

7. Yoga

Terakhir kamu bisa mencoba untuk melakukan yoga. Ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat tepat untuk dilakukan apalagi jika kamu memang sudah cukup lelah seharian bekerja namun masih ingin menyehatkan tubuh. Ada banyak tutorial yoga sebelum tidur yang bisa kamu temukan di Youtube, untuk itu kamu bisa memilih yang sesuai dengan keinginan kamu.

Itulah beberapa rekomendasi olahraga yang bisa kamu lakukan sebelum tidur!

Cara Terbaik Untuk Melakukan Olahraga Tanpa Peralatan

Merupakan pemikiran yang salah kalau kamu menganggap perlu alat gym atau pun menghabiskan jutaan rupiah untuk membeli alat workout. Hal ini karena kita pun bisa melakukan olahraga tanpa membutuhkan peralatan sama sekali.

Cara termudah yang bisa kamu lakukan untuk berolahraga tentunya adalah dengan menggunakan tubuh kamu sendiri. Ada banyak cara efektif yang bisa kamu lakukan untuk membantu melatih tubuh dan membuat kamu meningkatkan kekuatan. Bahkan dengan olahraga seperti ini bisa membantu kamu untuk membakar kalori.

Dengan pelatihan yang rutin dan juga lebih sedikit istirahat dalam prosesnya, kamu bisa membuat debar jantung dan membakar lebih banyak kalori.

Lalu bagaimana cara untuk melakukannya? Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan latihan di rumah tanpa alat dan bisa membakar kalori kamu.

1. Choose your workout

Ada banyak latihan yang bisa kamu pilih untuk membantu kamu mengurangi kalori di dalam tubuh. Sebut saja seperti cardio, strength training, atau bisa juga gabungan antara keduanya. Ada banyak orang yang melakukan latihan ini di rumah karena caranya yang mudah dan bahkan bisa kamu lakukan dengan menyaksikan tutorial di Youtube. Tapi jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum melakukannya, ya.

2. Memilih Latihan yang Berbeda

Dalam melakukan kardio, kamu perlu untuk lebih fokus ke pelatihan dengan tingkatan yang berbeda. Seperti misalnya, kamu bisa lebih mengganti latihan dengan intensitas yang tinggi, baik itu jumping jacks, atau pun burpee.

Bisa juga kamu melakukan gerakan yang lebih mudah, seperti melakukan jalan di tempat. Kalau kamu ingin melakukan latihan kekuatan, ada baiknya melakukan gerakan seperti push, pull, front-of-leg, back-of-leg, dan core, seperti squat, lunges, push-up, dan dips.

3. Pilih panjang setiap latihan

Sebagai pemula, kamu mungkin bisa memulainya dari 10 sampai 30 detik atau pun mengulangnya dari 8 sampai 16 kali. Sedangkan kalau sudah lebih sering, kamu bisa mulai melatihnya mulai dari 60 sampai 90 detik dan lebih dari 20 kali pengulangan.

4. Get ready

Set up a timer or use a stopwatch, turn on some music or your favorite TV show and start with a warm-up

Persiapkan alarm atau pun stopwatch yang bisa kamu gunakan untuk menghitung waktu kamu dalam melakukan olahraga. Bisa juga kamu memulainya dengan memutar acara TV favorit kamu untuk melakukan pemanasan.

5. Lakukan Latihan!

Lakukan 1 sirkuit jika Anda seorang pemula atau kekurangan waktu. Lakukan 2 hingga 5 sirkuit untuk latihan yang lebih intens.

Nah, itulah beberapa cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk melakukan latihan di rumah tanpa memerlukan alat. 

Strategi Melatih Kekuatan yang Tidak Ada Matinya!

Kekuatan merupakan fondasi untuk setiap kegiatan dalam atletik. Hal ini tidak bisa dibatasi melalui ukuran dari otot dan kapasitasnya. Ketika kamu menjadi semakin kuat, kamu lebih baik dalam menurunkan beban tubuh, bisa berlari lebih cepat, dan memukul lebih keras.

Inilah kenapa kami akan menunjukkan beberapa tips dalam membantu kamu untuk membuat segalanya menjadi lebih mudah.

1. Lakukan ‘Big Four’

Pertama yang kami rekomendasikan adalah kamu harus rajin dalam melakukan squat, bench press, shoulder press, dan chinup. Ini adalah gerakan yang baik, tetapi jangan menjadikan mereka fokus dalam workout kamu. Ini bisa menjadi gerakan ‘bantuan’ untuk menambah keseimbangan workout yang sedang kamu lakukan.

2.  Menggunakan Barbell

Dalam melatik kekuatan, kamu tidak perlu sampai menggunakan peralatan yang besat. Barbel merupakan salah satu alat yang paling bisa kamu manfaatkan. Mulai latihan kamu dengan menggunakan barbel. Alat ini bisa membantu kamu untuk melatih angkat beban dan juga merupakan langkah pertama dalam menjadi lebih kuat. Setelah itu, kamu bisa mencoba melatih kekuatan dengan menggunakan dumbbell dan beban berat.

3. Lakukan Gerakan Simpel

Ada beberapa pelatih yang memaksa para klien mereka untuk melakukan pergerakan dengan kecepatan tertentu. Ini memang bagus untuk mereka yang sudah berada di tingkat lanjut. Tetapi kalau kamu masih baru merupakan seorang pemula, maka jangan terlalu berlebihan.

Tetap fokus untuk bisa menaikkan dan menurunkan beban kamu dengan lebih terkontrol. Menggunakan tempo yang kurang baik atau terkesan memaksa dapat membuat kemajuan kamu malah melambat. Cara terbaik untuk melatih kekuatan kamu adalah dengan konsisten.

4. Jangan Berlebihan

Seperti yang sebelumnya kami katakan, jangan terlalu berlebihan. Tetap jaga workout kamu dalam waktu yang singkat untuk memberikan peningkatan di hormonal surges. Ketika kamu melakukan terlalu banyak latihan, setidaknya beberapa diantaranya dilakukan dengan setengah-setengah.

Yang perlu kamu lakukan adalah menjaga kestabilan tubuh dan meningkatkan kekuatan otot lebih jauh dengan melakukan workout ringan. Kamu juga bisa mencoba dengan melakukan lebih banyak kelas untuk melihat hasilnya lebih jelas.

5. Tambah Beban Perlahan

Alasan kenapa banyak orang tidak menambahkan beban adalah karena mereka terlalu berat untuk bisa melakukannya lama. Lepaskan ego tersebut dan lakukan angkat beban menggunakan 10 persen yang lebih ringan dibandingkan dengan beban yang bisa kamu angkat agar bisa memberikan range tertentu. Tambahkan beban dalam setiap sesi, tapi tidak lebih dari 10 pounds, dan gunakan beban yang sama seterusnya.

Itulah beberapa anjuran untuk kamu yang ingin mencoba melatih kekuatan tubuh. Beberapa anjuran ini bisa membantu kamu dalam menjadi lebih baik, khususnya untuk kamu yang memang masih awam dalam dunia workout.

Tips dan Teknik Melakukan Push-Up dengan Benar

Push-Up merupakan salah satu olahraga yang paling dikenal dan digunakan di dunia, hal ini karena ada banyak otot yang tikut terlatih kalau melakukan push-up dengan benar. Selain itu, ini adalah olahraga paling dasar dalam melakukan dorongan horizontal.

Sudah biasa melihat orang melakukan push-ups dalam olahraga harian mereka, tetapi sangat penting untuk melakukannya dengan tepat.

Hal paling penting untuk diingat adalah tekniknya yang tidak semua sama, karena setiap orang berbeda. Bahkan, ada beberapa poin yang biasa diulang dan baik untuk beberapa orang.

Berikut ini adalah bagaimana cara untuk melakukan push-up dengan baik.

1. Posisi Tangan

Pertama yang perlu untuk diperhatikan adalah posisi tangannya. Untuk melakukan push-up dasar, tangan harus ada di bawah siku di awal pergerakan. Dengan begini, tanpa tanpa lebih dekat atau lebih terbuka, lebih ke depan atau lebih ke belakang, pergelangan tangan dan siku tidak akan berapa pada posisi yang menyakitkan.

2. Tinggi dari Siku

Letakkan siku sejajar dengan bahu, atau dekat dengan badan. Ini adalah jarak yang paling memungkinkan. Dalam melakukan push-up klasik, kebanyakan orang idealnya adalah melebihi dan dalam banyak kasus tidak mencapai 90º karena mobilitas dan kemungkinan ketidaknyamanan di bahu, dan tidak terlalu dekat dengan 0-10º, karena kerja Triceps dan deltoid anterior akan sangat meningkat, menyisakan lebih banyak sisi dada.

Dengan demikian, kita akan dibiarkan dengan kisaran antara 20-30º dan 70º-80º derajat, di mana setiap orang dapat memposisikan diri sesuai dengan apa yang mereka rasa lebih nyaman dan memperhatikan apa yang dilakukan.

3. Posisi Punggung dan Pinggang

Baik perut, psoas, dan paha depan, antara lain, harus bekerja untuk menjaga posisi punggung bawah dan pinggul tetap netral. Pada pemula, kadang-kadang dianjurkan untuk melakukan retroversi panggul sukarela (seperti meremas bokong dan menghilangkan lordosis lumbal) untuk menghindari terlalu banyak tenggelamnya lumbal, karena tidak ada kontrol yang cukup. Setelah Anda memiliki kekuatan dan kontrol agar pinggang tidak melorot dan pinggul tidak jatuh, sebaiknya kita berusaha menjaga posisi tulang belakang kita tetap netral dan alami selama latihan.

4. Bahu, jebakan dan ketegangan

Merupakan hal yang umum bahwa terkadang, tanpa disadari, kita mengangkat bahu, mendekatkannya ke leher dan telinga saat melakukan tugas tertentu. Saat berolahraga juga sering, misalnya dalam push-up. Kita harus berusaha menjaga bahu tetap pada posisinya, tanpa menegangkan atau mengangkatnya.

5. Leher dan penampilannya

Akhirnya, penting untuk memfokuskan pandangan kamu ke tanah, jika kita ingin sedikit ke depan, tetapi tanpa berlebihan, karena kita harus berusaha untuk menjaga posisi leher tetap netral, seperti yang terjadi dengan lumbar. Menjadi dengan banyak fleksi (melihat sangat ke bawah, membawa dagu ke tubuh) atau dengan banyak ekstensi (melihat sangat ke depan, memisahkan dagu dari tubuh), dapat menghasilkan ketidaknyamanan.

Nah, itulah beberapa cara terbaik untuk melakukan push-up!

Pilihan Olahraga yang Aman untuk Penderita Asma

Selama ini banyak orang yang mengaku tidak melakukan olahraga karena takut mendapatkan serangan asma. Tetapi sebenarnya ini tidak bisa menjadi alasan untuk tidak berolahraga, karena ada banyak olahraga yang bisa dilakukan oleh para penderita asma.

Asma adalah kondisi jangka panjang yang para penderitanya bisa merasakan sesak nafa, sesak dada, hingga batuk. Kondisi ini karena adanya pembengkakan pada dinding saluran udara yang membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru.

Lalu olahraga apa yang cocok untuk dilakukan oleh para penderita asma yang sering bermain slot resmi? Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang aman.

1. Jalan Kaki

Ada penelitian yang membuktikan kalau dengan berjalan kaki setidaknya tiga kali selama 12 minggu, bisa membantu para penderita asma untuk mengendalikan asma mereka. Ini juga bisa membuat kebugaran tubuh lebih baik tanpa akan mengganggu gejala asma.

Setidaknya cobalah untuk berjalan kaki selama 30 menit dengan diiringi pemanasan dan juga pendinginan.

2. Yoga

Yoga merupakan jenis olahraga yang tidak membutuhkan gerakan memberatkan. Salah satu jenis yoga yang bisa kamu lakukan adalah yoga Hatha, lakukan setidaknya 2,5 jam perminggu selama 10 minggu. Ini bisa membuat kita lebih meningkatkan kualitas hidup dan juga mengurangi risiko kambuhnya gejala di penderita penyakit asma.

3. Berenang

Berenang adalah olahraga yang bisa membantu kita untuk membangun otot yang kita gunakan untuk bernafas. Ini membuat paru-paru bisa lebih mendapatkan banyak udara yang hangat dan juga lembap. Tetapi jangan sampai kamu berenang terlalu lama di dalam air yang memiliki kandungan klorin, hal ini karena ditakutkan bisa memicu terjadinya asma.

4. Badminton

Bagi kamu yang ingin mencoba olahraga agak lebih bergerak, maka badminton bisa menjadi pilihan. Saat memainkan olahraga ini, kamu bisa mengendalikan kecepatan permainan dan juga melakukan istirahat kapan saja.

Selain itu jika kamu melakukannya secara berpasangan, maka kamu bisa lebih mengurangi pergerakan. Beberapa olahraga lain selain badminton yang dapat kamu lakukan adalah tenis, squash, dan baseball.

5. Voli

Terakhir yang kami sarankan adalah olahraga voli. Sebuah olahraga yang tidak membutuhkan banyak berlari ketika memainkannya. Permainan ini dilakukan berkelompok dan kalian bisa saling membantu untuk memukul bola. Di dalam olahraga voli juga tidak memerlukan banyak gerakan kecuali saat mengejar bola.

Itulah beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan oleh penderita asma. Mungkin ada banyak olahraga lain yang dapat membuat asma kambuh, seperti sepak bola, bola basket, atau pun lari jarak jauh. Jadi sebaiknya jika memang memiliki penyakit asma, ada baiknya untuk menghindari olahraga tersebut.

Melakukan olahraga yang kami sarankan di atas pun tidak akan membuat benar-benar terhindar dari asma. Jadi ketika berolahraga ada baiknya untuk selalu menyiapkan inhaler untuk meredakan asma. 

Manfaat Lari Pagi Untuk Kesehatan Tubuh

Ada banyak alasan kenapa orang memilih untuk melakukan lari pagi sebelum mulai aktivitas mereka. Salah satu hal yang biasanya menjadi alasan adalah karena lari pagi mudah untuk dilakukan. Meski pun praktiknya memang tidak sulit, namun membuat lari pagi menjadi sebuah kebiasaan adalah hal yang tidak mudah. Terlebih lagi kita harus bangun pagi untuk bisa melakukannya sebelum memulai aktivitas harian.

Namun, untuk kamu yang sudah terbiasa melakukan lari pagi ternyata ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan, loh. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika sudah terbiasa melakukan lari pagi.

1.Bagus untuk Kondisi Kesehatan Paru

Udara di pagi hari pada umumnya masih bersih karena polutan dari asap kendaraan masih sangat sedikit. Sehingga pagi hari merupakan waktu sempurna untuk menghirup banyak oksigen. Udara ini tentunya sangat baik bagi kesehatan paru-paru.

Ketika melakukan lari pagi, oksigen akan mengisi paru-paru dan membuat paru-paru menjadi lebih sehat. Untuk penderita asma, ini juga bisa menghindari risiko sesak nafas.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sering melakukan lari pagi dapat membantu kamu untuk menurunkan tekanan darah. Ada sebuah penelitian yang dilakukan pada sekelompok orang yang memiliki pra-hipertensi. Ternyata dengan mereka melakukan lari pagi bisa membantu untuk menurunkan tekanan darah diastolic pada malam hari. Kalau dilakukan seara rutin setiap harinya, maka tekanan darah yang ada di dalam diri mereka bisa menjadi lebih terkontrol.

3. Memperkuat Tulang dan Otot

Semakin sering melakukan aktivitas fisik, maka akan membantu memperkuat tulang dan otot. Risiko pengeroposan tulang juga akan menurun. Inilah salah satu manfaat yang bisa kamu dapatkan jika secar rutin lari pagi. Untuk hasil yang lebih maksimal, ada baiknya menambah dengan suplemen kalsium dan vitamin D.

Bukan hanya bagus untuk menjaga tulang, karena olahraga lari pagi ini juga bisa melatih otot kamu. Massa otot akan menjadi meningkat. Bukan hanya itu saja, kamu pun bisa terhindar dari otot yang mudah sakit.

4. Meningkatkan Daya Tubuh

Jika kamu sering melakukan lari pagi secara rutin, maka ini bisa membantu untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Pertumbuhan dari sel-sel imun pun akan semakin meningkat. Ini yang membuat daya tahan tubuh yang ada di dalam diri kita akan semakin kuat.

5. Membuat Tidur lebih nyenyak

Jika kamu memiliki masalah dengan tidur, cobalah lari pagi untuk membantu kamu meningkatkan kualitas tidur. Kontribusi lari pagi bahkan lebih besar dibandingkan dengan melakukan olahraga pada sore atau pun malam. Inilah kenapa kalau memiliki masalah tidur, kebanyakan orang disarankan untuk melakukan olahraga di pagi hari.

Itulah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan melakukan lari pagi.

Tips Untuk Mempertegas Garis Rahang!

Garis rahang akhir-akhir ini semakin menjadi perhatian banyak orang. Memiliki garis rahang yang terlihat tegas dan tajam menjadi obsesi tersendiri yang membuat banyak orang tertarik untuk memilikinya.

Tetapi bagaimana caranya untuk bisa memiliki garis rahang yang lebih tegas? Ternyata ada banyak cara untuk melakukannya, loh. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mempertegas garis rahang.

1.Neck Curl-Up (3 set, 10 rep)

Pertama yang kami rekomendasikan adalah dengan melakukan neck curl-up. Cara melakukannya sangat mudah, kamu harnya perlu berbaring terlentang dan menempelkan lidah di bagian langit-langit mulut. Gunanya adalah untuk mengaktifkan otot yang terdapat di bagian leher depan.

Setelah itu angkat dagu ke bagian dada dan angkat kepala sampai 5 cm di atas lantai. Tahan bagian perut dan jangan tonjolkan bagian dagu.

Hal ini bisa membantu kamu untuk melatih otot leher yang ada di bagian depan.

2. Collar bone backup (3 set, 10 rep, tahan 30 detik jika sudah terbiasa)

Selanjutnya, kamu bisa melakukan collar bone backup. Caranya juga mudah, yaitu dengan memastikan kalau kepala sejajar dengan lantai, lalu telinga sejajar dengan bahu.

Rasakan kontraksi pada bagian otot dengan cara menarik bagian kepala perlahan ke bagian belakang. Setelah itu kembali ke posisi awal. Lakukan ini beberapa kali dan tambah setnya setiap kali latihan.

3. Tongue Twister

Siapa sangka, memainkan lidah bisa membantu kamu untuk membentuk bagian rahang. Cara untuk melakukan tongue twister ini adalah dengan menempelkan bagian lidah pada langit mulut, lalu memposisikannya di belakang gigi depan. 

Untuk menutup langit-langit mulut sepenuhnya, kamu perlu untuk memberikan tekanan. Setelah itu bisa mulai bersenandung dan membuat suara bergetar, sehingga otot di bawah dagu bisa aktif.

4. Huruf Vokal O dan E

Berlatih vokal ternyata tidak hanya dilakukan saat sedang melakukan pemanasan suara, loh. Kamu juga bisa menajamkan rahang dengan cara berlatih vokal.

Latihan ini bisa membantu kamuuntuk semakin mengencangkan otot yang ada di bagian bibir dan mulut. Caranya adalah dengan membuka bagian mulut dengan lebar, lalu mengucapkan dua huruf vokal O dan E tanpa menunjukkan atau pun membiarkan bagian bibir menyentuh gigi. Kamu pun bisa mengeluarkan suara saat melakukannya.

5. Chin Up (3 Set, 15 rep)

Terakhir yang kami rekomendasikan adalah dengan menegaskan bagian garis rahang, di mana ini bisa membantu untuk lebih mengencangkan bagian rahang dan juga bagian otot dagu.

Cara melakukannya adalah dengan mengatupkan bagian bibi, lalu secara bersamaan mendorong rahang bagian bawah ke arah luar. Lalu angkat bibir di bagian bawah.

Rasakanlah sensasi peregangan yang ada di bagian bawah dagu dan juga garis rahang. Tahan posisi tersebut selama dua sampai 15 detik. Setelah itu kembali relaks.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan rahang yang lebih tegas dan tajam.